Paris Saint-Germain menelan kekalahan untuk
pertama kalinya di musim ini dari Lens di lanjutan Ligue 1. Apakah hasil jeblok
itu karena Les Parisiens yang belum diperkuat oleh Lionel Messi dan juga
Neymar? Beberapa pundit bahkan menyebut PSG
lemah tanpa Messi saat bertanding
melawan RC Lens di Stade Bollaert-Delelis, Minggu (1/1/2023). Tak
tanggung-tanggung, bahkan sang juara bertahan Ligue 1 itu disikat dengan skor
1-3.
Di laga itu, PSG memang belum tampil dengan
kekuatan penuh mereka. Messi yang masih belum berlaga setelah membawa timnas
Argentina menjadi juara Piala Dunia 2022 dan Neymar yang dikartu merah saat
laga melawan Strasbourg pekan kemarin.
Otomatis hanya Mbappe seorang yang menjadi
andalan di lini depan PSG tersebut. Hal itu lantas menimbulkan anggapan bahwa PSG
lemah tanpa Messi dan Neymar.
Trio Messi, Neymar dan Mbappe ini memang tampil
apik sepanjang paruh pertama Liga Prancis di musim ini. Messi yang telah
mencetak 7 gol, sementara Neymar telah mencetak 11 gol. Mbappe, yang kini
menjadi topscorer PSG di Ligue 1 musim ini dengan 12 gol, terlihat tampak
kesulitan saat pertandingan melawan Lens ini.
Menyikapi hal tersebut, Marquinhos yang
merupakan Kapten dari PSG pun segera menepisnya. Ia membantah bahwa PSG lemah
tanpa Messi dan Neymar, seraya menilai Lens hanya bermain lebih efektif
saja di dalam laga tersebut.
Mereka adalah kumpulan pemain hebat yang bisa
membuat perbedaan. Tapi kami sudah pernah menang tanpa mereka. Kata Marquinhos, kepada Amazon Prime Video.
Kami harus menemukan koneksi dari tim kami
lagi. Saya pikir Lens juga tampil lebih efisien, terutama di babak pertama.
Mereka memenangkan duel yang bisa membuat perbedaan di laga ini. Ujar sang kapten.
Namun walalu begitu kekalahan ini tak lantas menggoyahkan
PSG yang tetap di puncak klasemen Liga Prancis. Pasukan dari Christophe Galtier
ini masih memimpin dengan 44 poin, yang masih unggul empat angka dari Lens yang
berada di peringkat kedua.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar